PWM Jambi

Gerakan Islam, Dakwah Amar Ma'ruf Nahi Munkar

KKN-MAS Kelompok 100 Sulap Wortel Menjadi Puding Bergizi dan Bernilai Ekonomi

By Admin on Aug 23, 2026

KKN-MAS Kelompok 100 Sulap Wortel Menjadi Puding Bergizi dan Bernilai Ekonomi

Tawangsari, 26 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah 'Aisyiyah (KKN-MAS) Kelompok 100 melaksanakan program kerja inovasi pengolahan pangan dengan memanfaatkan wortel menjadi puding yang bergizi dan bernilai ekonomi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Tawangsari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, pada Rabu (26/8/2026) dengan didampingi oleh Ibu RW Dusun Bunder.

Program ini dilaksanakan sebagai bentuk pemanfaatan potensi pangan lokal sekaligus upaya meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk pangan yang menarik. Wortel yang selama ini umumnya dikonsumsi sebagai sayuran diolah menjadi makanan penutup berupa puding dengan rasa manis dan tekstur lembut sehingga lebih menarik, terutama bagi anak-anak.

Program inovasi pengolahan wortel ini memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk yang memiliki daya tarik dan nilai jual. Kedua, mengoptimalkan kandungan gizi wortel yang dikenal sebagai sumber vitamin A dan serat melalui produk olahan yang lebih menarik. Ketiga, meningkatkan minat anak-anak untuk mengonsumsi sayuran dengan menghadirkannya dalam bentuk makanan yang lezat dan mudah diterima.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan mendorong pemberdayaan pangan lokal agar dapat dikembangkan menjadi peluang usaha rumahan. Dengan pengolahan yang sederhana dan bahan baku yang mudah diperoleh, puding wortel berpotensi menjadi salah satu produk usaha yang dapat dikembangkan oleh masyarakat Desa Tawangsari.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-MAS Kelompok 100 memberikan demonstrasi secara langsung mengenai tahapan pembuatan puding wortel. Mahasiswa menjelaskan bahan-bahan yang digunakan, proses pengolahan wortel, hingga tahap penyajian. Resep pembuatan puding juga dibagikan kepada warga agar dapat dipraktikkan secara mandiri di rumah maupun dikembangkan sebagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya Ibu RW Dusun Bunder. Kehadiran program ini memberikan wawasan baru kepada warga mengenai alternatif pengolahan hasil pertanian yang tidak hanya dapat dikonsumsi sebagai makanan keluarga, tetapi juga memiliki potensi untuk meningkatkan nilai ekonomi bahan pangan lokal.

Ibu RW Dusun Bunder menyampaikan apresiasinya atas kontribusi mahasiswa KKN-MAS Kelompok 100 dalam memberikan inovasi dan pengetahuan kepada masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN-MAS Kelompok 100 yang telah menciptakan inovasi puding wortel ini. Kehadiran kalian sangat menghangatkan dan membawa kebahagiaan bagi warga kami.”

Melalui program inovasi tersebut, mahasiswa KKN-MAS Kelompok 100 berharap masyarakat dapat terus mengembangkan kreativitas dalam memanfaatkan hasil pertanian lokal. Pengolahan wortel menjadi puding tidak hanya menjadi alternatif makanan bergizi, tetapi juga dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat apabila dikembangkan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN-MAS Kelompok 100 dalam mendukung pemberdayaan masyarakat Desa Tawangsari melalui inovasi pangan, peningkatan pemanfaatan bahan lokal, serta edukasi mengenai produk makanan yang sehat dan memiliki nilai ekonomi.

Penulis: Tiara Cantika Solihat

← Back to Posts